21 November 2016

E-Learning (Bagian 7): Aktivitas dalam Moodle #2

Gambar. E-Learning

Pada bagian kedua dari pembahasan aktivitas dalam Moodle, akan dipaparkan mengenai cara pembuatan chat atau obrolan dalam e-learning dan cara melihat atau meminta aktivitas yang dilakukan oleh pengguna selama mereka belajar menggunakan e-learning. Chat atau obrolan bersifat synchronous, artinya aktivitas obrolan tersebut harus dilakukan ketika guru dan peserta didik dalam suatu waktu yang sama atau berbarengan. Apabila guru dan peserta didik tidak membuka chat dalam e-learning tersebut secara berbarengan maka sulit untuk melakukan komunikasi, karena bersifat obrolan maka hendaknya langsung ada respon secara cepat. Sistem pada Moodle juga membuat chat atau obrolan kurang efektif jika dilakukan tidak berbarengan atau direspon dikemudian hari, dikarenakan chat atau obrolan di hari yang berbeda biasanya akan dimasukkan ke dalam mode history sehingga tidak muncul pada tampilan utama ruang chat/obrolan. Aktivitas pembelajaran para peserta didik dalam e-learning dapat dipantau keseluruhan oleh guru atau admin, sehingga dapat dilihat apapun yang dilakukan peserta didik ketika menggunakan e-learning. Berbagai hal seperti komentar, pengumpulan tugas, dan bahkan seberapa aktif mereka mengunjungi e-learning dapat terlihat. Mari langsung saja kita bahas langkah – langkah sebagai berikut.

Membuat/ memasukkan chat
Chat atau obrolan ialah aktivitas dalam e-learning yang termasuk dalam synchronous learning atau proses belajar mengajar berlangsung dalam waktu yg sama (real time) sementara guru dan siswa terpisah. Berikut beberapa langkah dalam membuat/ memasukkan chat dalam course :
1.     Pastikan masuk ke dalam halaman course serta halaman course sudah dalam mode edit. Kemudian tambah aktivitas (activity) pada sesi atau minggu yang diinginkan dengan menekan “Add an activity or resources”. Setelah muncul kotak pilihan aktivitas, selanjutnya pilih “Chat” dan klik Add.

2.         Selanjutnya ialah mengisi berbagai kelengkapan atau rincian dari ruang chat yang akan dibuat.

Kelengkapan yang perlu diisi ialah sebagai berikut :
a.         Name of this chat room : berisi nama ruang chat yang akan dibuat.
b.        Description : berisi tentang deskripsi ruang chat, yang dapat meliputi informasi serta apa saja yang dapat dilakukan didalamnya. Catatan ! Jangan lupa mencentang “Display description on course page”.
c.      Next chat time : waktu chat dapat dilakukan, sehingga diluar waktu yang ditentukan, maka ruang chat tidak dapat diakses.
d.        Repeat/publish session times : pengatur publikasi untuk tiap sesi pelaksanaan chat.
e.        Save past sessions : pengatur untuk menyimpan semua chat.
f.       Everyone can view past sessions : jika dipilih “No” maka pengguna tidak dapat melihat chat pada sesi sebelumnya.
g.         Visible : jika dipilih “Show” maka ruang chat akan ditampilan di course.
h.      Group mode : jika dipilih “No group” maka semua grup yang ada pada e-learning tersebut akan melihat isi percakapan di ruang chat tersebut. Jika dipilih “Separate group” maka hanya anggota grup saja yang dapat melihat ruang chat tersebut.
3.      Setelah semua kelengkapan diisi secara lengkap, tekan “Save and Return to Course”. Jika ingin memasuki ruang chat, klik pada ruang chat yang dibuat. Kemudian jika ingin melakukan chat, tekan “Click here to enter the chat now”.


4.     Tampilan ruang chat kurang lebih sama seperti ruang chat pada umumnya. Cara menggunakannya juga sama yaitu tulis pesannya lalu tekan enter pada keyboard atau tekan tombol “Send”.

Melihat aktivitas pengguna
Kelebihan sebuah Learning Management System (LMS) ialah tersedianya fasilitas mulai dari pembuatan courses hingga manajemennya, sehingga lebih menyerupai sistem sebuah sekolah/ universitas. Admin sebuah e-learning dapat melihat berbagai aktivitas didalamnya hingga nilai dari setiap penggunanya. Berikut ini cara melihat aktivitas yang ada pada e-learning berbasis moodle :
1.      Masuk ke dalam  halaman course Anda. Kemudian lihat pada kolom Administration, kemudian pilih “Reports”. Pada pilihan menu itu dapat dilihat berbagai jenis rekaman aktivitas pengguna. Namun pada contoh kali ini akan dilihat aktivitas secara umumnya saja, sehingga selanjutnya klik pada “Activity report”.

2.    Maka akan tampil rekaman aktivitas pada course tersebut. Berikut contoh aktivitas pada e-learning yang kita gunakan untuk pelatihan web pembelajaran.

3.   Untuk melihat hasil/ nilai berbagai tugas yang dikumpulkan serta kuis yang dikerjakan oleh pengguna ialah dengan memilih “Grades” pada kolom Administration. Dengan demikian akan terlihat siapa yang sudah mengerjakan kuis dan mengumpulkan tugas.

4.    Jika ingin melihat pengguna yang online dan kapan terakhir pengguna tersebut online. Lihat di kolom Administration, kemudian pilih Site Administration > Users > Accounts > Browse list of users. Maka akan tampil halaman berikut ini.


Demikian beberapa cara dalam melihat aktivitas dalam e-learning yang sudah dibuat atau dikembangkan. Masih banyak fitur dalam e-learning berbasis moodle tersebut, sehingga Anda dapat meng-eksplore lebih lanjut apa saja fitur dan fungsi yang terdapat pada e-learning berbasis moodle. Masih ada satu aktivitas lagi dalam Moodle yang bisa digunakan untuk meningkatkan interaksi peserta didik terhadap e-learning, yaitu Quiz. Pembahasan mengenai pembuatan Quiz akan diberikan secara terpisah, namun tetap lanjutan dari bahasan e-learning. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan ini, sampai bertemu di tulisan - tulisan kami berikutnya.


Sebelumnya
Selanjutnya

Saya adalah seorang penggiat di dunia pendidikan. Konsentrasi saya sekarang ialah dalam hal teknologi pendidikan dan pendidikan geografi. Saya sangat suka dalam menciptakan karya, baik berupa tulisan maupun media pembelajaran.

0 komentar:

Saya ucapkan terima kasih sudah mengunjungi dan membaca tulisan di website kami. Kami selalu mengharapkan sebuah saran dan kritik yang membangun. Terima kasih.